Pengobatan Cacar Air Dengan Isoprinosine Sirup

Pengobatan Cacar Air Dengan Isoprinosine Sirup

Cacar air atau yang dikenal dengan varicella dalam dunia medis adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus varicella zoster. Pada dasarnya penyakit cacar ini terbagi menjadi dua yaitu cacar air dan cacar api. Isoprinosine Sirup merupakan obat yang bisa membantu Anda dalam menghadapi cacar air.

Isoprinosine sirup ini dapat digunakan sebagai penyembuhan infeksi yang terjadi di kulit akibat virus herpes simpleks, infeksi menular seksual dan infeksi yang disebabkan oleh virus campak. Methisoprinol yang terdapat dalam kandungan Isoprinosine sirup merupakan zat aktif yang dapat meredakan peradangan yang terjadi.

Penularan dari cacar air ini sangat mudah. Hanya dari percikan ludah atau kontak langsung dengan cairan yang berasal dari ruam saja, penyakit ini berpindah ke orang lain. Cacar air sangat rentan menyerang anak – anak terutama mereka yang masih berusia di bawah 12 tahun. Adapun beberapa faktor yang menjadi risiko seseorang bisa terkena cacar air.

  • Belum mendapatkan imunisasi cacar air
  • Belum pernah mendapatkan vaksin cacar air terutama ibu hamil
  • Memiliki pekerjaan yang bekerja di tempat umum seperti rumah sakit, sekolah, terminal, bandara dan lainnya

Obat – obat cacar air ini terdapat beberapa jenis. Berikut ini beberapa obat yang bisa mengatasi cacar air selain Isoprinosine Sirup, yaitu 

  1. Obat antivirus

Dikarenakan cacar air disebabkan oleh infeksi virus, maka antibiotic dianggap tidak efektif dalam menyembuhkan cacar air. Maka dari itu, dokter akan meresepkan obat antivirus seperti acyclovir. Obat ini akan mempersingkat waktu dari fase infeksi sampai lenting cacar air mengering dan mengelupas.

  1. Obat immunoglobulin

Obat ini diberikan kepada pasien cacar air yang memiliki sistem imun lemah. Obat immunoglobulin memiliki fungsi untuk meningkatkan kekuatan daya tahan tubuh sehingga mampu menyerang virus. Obat ini dimasukkan melalui infus setelah 24 jam ruam merah pertama kali muncul.

  1. Obat pereda nyeri

Obat ini berfungsi untuk mengatasi sakit kepala, nyeri otot, demam dan kelelahan yang dirasakan saat terkena cacar air. Obat ini bisa Anda konsumsi saat awal gejala cacar air ini muncul terutama jika mengalami demam hingga di atas 38 derajat celcius terutama apabila gejala ini muncul sudah lebih dari empat hari.

  1. Lotion calamine

Saat terkena cacar air, rasa gatal akan menyerang begitu hebatnya sehingga Anda membutuhkan lotion calamine ini untuk mengatasinya. Obat ini bisa Anda dapatkan di apotek karena tidak membutuhkan resep dari dokter. Lotion calamine mampu untuk meredakan rasa gatal dan menenangkan kulit yang sedang mengalami peradangan karena di dalamnya adanya kandungan seng dioksida atau seng karbonat.

  1. Obat antihistamin

Obat antihistamin ini memiliki manfaat untuk mengatasi rasa gatal karena memiliki antiradang di dalamnya. Obat ini akan sangat membantu Anda mengurangi rasa gatal yang sering muncul pada malam hari sehingga membuat susah tidur. Antihistamin pada obat cacar air ini biasanya berbentuk pil atau tablet. Efek samping dari obat ini adalah rasa kantuk disertai tubuh yang lemas. Maka obat ini disarankan hanya dikonsumsi saat malam hari saja.Itulah lima jenis obat yang bisa Anda temui di pasaran selain Isoprinosine Sirup. Cacar air memang bukan penyakit yang berbahaya tetapi tetap dibutuhkan pengobatan yang tepat dan cepat sehingga tidak merugikan diri sendiri dan orang lain. Apabila kondisi sudah semakin parah, lebih baik segera periksakan kondisi Anda ke dokter. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter melalui SehatQ untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Cara Mengatasi Batuk dengan Sanadryl Expectorant

Cara Mengatasi Batuk dengan Sanadryl Expectorant

Batuk adalah suatu mekanisme atau respon alami tubuh jika terdapat iritasi pada tenggorokan atau saluran udara Anda. Batuk adalah mekanisme pertahanan yang penting yang berfungsi untuk mendorong zat asing atau alergen seperti serbuk sari, lendir, dan potongan makanan keluar dari tubuh. Alergi dapat menyebabkan batuk. Anda bisa mengatasi batuk berdahak karena alergi dengan mengonsumsi obat seperti Sanadryl Expectorant.

Alergi menimbulkan batuk karena tubuh salah mengira zat seperti serbuk sari atau jamur sebagai patogen yang berbahaya. Oleh karena itu, sistem kekebalan tubuh akan memicu respons yang intens untuk mencoba mengeluarkannya.

Selama proses tersebut, sel-sel akan mengeluarkan histamin dan bahan kimia lainnya, yang memicu reaksi alergi. Gejala lain bisa timbul seperti pilek, sakit tenggorokan, pilek atau hidung tersumbat, bersin, dan batuk.

Pengobatan

Jika Anda mengalami batuk berdahak secara terus menerus, maka Anda harus segera mencari pengobatan untuk menghilangkan atau mengatasinya. Namun, mengatasi batuk berdahak justru dapat menyebabkan penumpukan lendir di saluran udara paru-paru. Hal ini akan menimbulkan komplikasi lebih lanjut, seperti kesulitan bernapas dan infeksi.

Alih-alih menekannya, pengobatan batuk berdahak biasanya bertujuan untuk meningkatkan efisiensi batuk, sehingga membantu Anda untuk membersihkan saluran udara. Metode pengobatan lain bertujuan untuk membersihkan dahak dan iritasi terkait di bagian belakang tenggorokan. Jika batuk disebabkan oleh kondisi medis yang mendasarinya, dokter mungkin akan memberikan resep perawatan khusus untuk kondisi tersebut.

Perawatan untuk meningkatkan efisiensi batuk dan membersihkan dahak

Beberapa perawatan di bawah ini akan membantu Anda untuk meningkatkan efisiensi batuk. Metode perawatan atau pengobatan ini akan mengurangi lendir di bagian belakang tenggorokan, sehingga mengurangi kebutuhan untuk batuk.

Ekspektoran dan mukolitik

Obat yang mengandung ekspektoran dan mukolitik seperti Sanadryl Expectorant adalah obat yang mengencerkan lendir dan membuatnya kurang lengket. Hal inilah yang membuat orang lebih mudah batuk. Obat-obatan ekspektoran dan mukolitik dapat bekerja paling baik untuk orang yang menderita batuk basah tetapi mengalami kesulitan mengeluarkan dahak.

Perangkat pembersihan jalan napas

Perangkat pembersihan jalan napas, seperti perangkat tekanan ekspirasi positif berosilasi (PEP), memiliki cara kerja dengan menggunakan tekanan dan getaran untuk membantu memindahkan dahak dari saluran udara selama pernafasan. Peralatan tersebut akan membantu meningkatkan efisiensi batuk.

Berkumur dengan air garam

Berkumur dengan air garam adalah pengobatan rumahan dengan bahan alami yang mudah didapat bahannya dan mudah dilakukan, untuk membantu meringankan batuk berdahak. Air garam dapat mengurangi lendir di bagian belakang tenggorokan, sehingga mengurangi kebutuhan Anda untuk batuk.

Berbagai resep air garam yang berbeda telah tersedia. AKan tetapi, sebagian besar orang, termasuk American Dental Association, merekomendasikan untuk mencampur setengah sendok teh garam dengan 8 ons air hangat. Anda harus mempertimbangkan untuk berkumur beberapa kali sehari untuk mengurangi dahak.

Perawatan khusus

Pilihan pengobatan untuk batuk berdahak juga sebagian tergantung pada penyebabnya. Beberapa perawatan yang lebih spesifik meliputi:

Antibiotik

Antibiotik sangat membantu untuk batuk basah yang terjadi karena infeksi bakteri. Satu penelitian tahun 2017 menemukan bahwa mengonsumsi antibiotik yang tepat dapat mengobati batuk berdahak kronis di antara anak-anak yang mengalami bronkitis bakteri.

Obat untuk mengobati CHF (Congestif Heart Failure)

Orang yang mengalami batuk berdahak karena CHF dapat menggunakan obat yang disebut diuretik, yang dapat membantu meredakan retensi cairan. Obat tersebut diyakini dapat mengurangi jumlah cairan di paru-paru, yang dapat membantu meringankan batuk berdahak.

Anda juga dapat mengobati batuk berdahak karena alergi, salah satunya menggunakan obat batuk bebas seperti Sanadryl Expectorant. Sanadryl Expectorant merupakan obat batuk berdahak yang disebabkan karena alergi. Hal ini karena Sanadryl Expectorant mengandung difenhidramine HCl, amonium klorida, dan kalsium sulfoguaiakolat yang bekerja efektif untuk mengencerkan dahak sehingga mudah untuk dikeluarkan. Sanadryl Expectorant juga dilengkapi dengan mentol yang akan memberi sensasi hangat di tenggorokan. Anda bisa mendapatkan obat Sanadryl Expectorant Sirup dengan harga Rp 13.500 untuk kemasan isi 60 mL.

Dexteem Plus Tablet

Dexteem plus tablet adalah obat yang berfungsi untuk meredakan gejala alergi serta peradangan yang terjadi pada kulit. Didalam dexteem plus terdapat kombinasi kortikosteroid Dexametason serta Chlorpheniramin sebanyak 0,5mg dan 2mg. 

Beberapa manfaat dexteem plus tablet:

  • Mengobati peradangan yang terjadi pada kulit yang disebabkan oleh alergi
  • Mengurangi gejala kemerahan, kulit gatal, serta eksim pada kulit
  • Meringankan gejala pilek, gatal, hidung berair, serta bersin yang disebabkan oleh alergi
  • Membantu mengurangi gejala asma

Bagaimana cara penggunaan obat ini?

Dexteem plus adalah jenis obat keras yang harus didapat oleh petunjuk dokter. Obat ini dapat diminum sesudah atau sebelum makan. Penggunaan obat pada orang dewasa diperlukan 3-4 kali sehari dengan dosis 1-2 tablet. Sedangkan pada anak dengan umur dibawah 12 tahun dapat meminumnya 3-4 sehari dengan dosis ½ tablet.

Apakah terdapat efek samping yang  mungkin dihasilkan setelah meminum obat ini?

  • Sakit kepala serta pusing
  • Mengantuk
  • Mulut kering
  • Konstipasi (penyakit gangguan pencernaan)
  • Kelemahan otot
  • Gangguan tidur
  • Gangguan irama jantung

Perhatian khusus saat menggunakan obat ini:

-orang dengan riwayat gangguan fungsi hati dan ginjal dapat mengkonsultasikan penggunaan obat terlebih dahulu sebelum menggunakan obat ini.

-Ibu hamil dan menyusui harus mendapatkan persetujuan dokter sebelum menggunakan dexteem plus

-orang yang sedang mengkonsumsi obat lain selain dexteem plus harus mengkonsultasikan pada dokter sebelum menggunakan obat untuk memastikan apakah terdapat indikasi berbahaya atau tidak jika obat dikonsumsi bersamaan. 

-jika setelah penggunaaan obat terdapat gejala efek samping yang timbul berupa sakit kepala serta pusing, gangguan pencernaan, gangguan tidur, hingga gangguan irama jantung, segera berhentikan penggunaan obat.

-hindari berkendara saat akan menggunakan obat ini karena dapat menyebabkan kantuk pada penderita.

Atasi Keluhan Bau Mulut Dengan Cara Berikut

Bau mulut adalah salah satu masalah mulut yang sangat mengganggu. Penderita akan dibuat menjadi tidak pede akan penyakit satu ini. Keluhan bau mulut atau yang biasa disebut dengan halitosis ini kasusnya cukup sering dijumpai dimasyarakat baik kalangan muda atau usia lanjut. Lalu apa saja sebenarnya pemicu bau mulut dapat terjadi pada seseorang? Simak penjelasan berikut:

  1. Bawaan penyakit

Bau mulut dapat terjadi akibat penyakit bawaan seperti sinusitis, mulut kering (xerostomia), hingga masalah pencernaan. Saat seseorang terkena penyakit yang mengakibatkan gangguan pada tenggorokan, penyakit yang menyebabkan mulut kering, hingga pencernaan yang tidak baik, hal ini akan memicu terjadinya aroma tak sedap pada mulut.

2. Bakteri

Makanan dan minuman yang tersisa pada mulut juga akan memicu pertumbuhan bakteri serta plak. Bakteri serta plak yang tertinggal dalam mulut inilah yang akhirnya mampu membuat mulut beraroma tidak sedap. 

3. Makanan atau minuman tertentu

Makanan dengan aroma kuat seperti bawang, rempah, kopi, serta makanan manis dapat menimbulkan aroma kuat dan khas setelahnya. Jika tidak segera membersihkan area mulut setelah mengkonsumi makanan dengan beraroma kuat, ini juga akan memicu terjadinya bau mulut.

4. Rokok

Perokok aktif rentan terkena penyakit bau mulut. Mengapa ini bisa terjadi? ini disebabkan oleh produk tembakau pada rokok yang mampu menimbulkan aroma tidak sedap pada mulut. Apalagi saat tidak rajin membersihkan area mulut, perokok akan sangat rentan terkena masalah bau mulut (halitosis).

5. Masalah gusi atau radang pada bagian mulut

Penyakit bau mulut juga dapat terjadi jika terdapat masalah gusi pada bagian mulut. Penyakit gusi ditandai dengan gusi yang meradang akibat plak yang menumpuk pada permukaan gusi. 

Lalu bagaimana cari mengatasi bau mulut?

Bau mulut dapat diatasi dengan berbagai cara. Mulai dari mengkonsultasikannya pada dokter atau mengatasinya sendiri dirumah. Anda dapat lakukan beberapa hal berikut untuk mengatasi bau mulut:

1. Bersihkan gigi secara rutin

Hal terpenting yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi bau mulut adalah bersihkan area mulut secara teratur. Sikat gigi dengan minimal 2 kali sehari menggunakan pasta gigi antibakteri dapat sangat membantu mengurangi bau tidak sedap pada mulut.

2. Rajin bersihkan lidah

Lidah yang kotor juga dapat menjadi sarang bakteri sehingga memicu bau mulut. Dengan rajin membersihkan area lidah, bakteri disekitar lidah dapat hilang dan bau tidak sedap dapat dikurangi.

3. Gunakan obat kumur

Untuk membuat area mulut menjadi lebih bersih, gunakan obat kumur yang mengandung antiseptik didalamnya. Anda dapat gunakan obat kumur Betadine untuk penggunaan harian setelah menyikat gigi. 

Betadine obat kumur memiliki kandungan antiseptik povidone-iodine yang mampu mengurangi bau mulut serta membantu napas agar tetap segar.  

Anda bisa menggunakannya 3-4 kali sehari setelah sikat gigi atau sesuai kebutuhan.

4. Konsumsi air putih yang banyak

Bau mulut dapat dipicu oleh tingkat dehidrasi seseorang. Saat tubuh dehidrasi, air liur cenderung memiliki performa yang kurang baik sehingga memicu pertumbuhan bakteri yang dapat menyebabkan bau mulut. Anda dapat konsumsi air putih sebanyak 8 gelas perhari untuk cukupi kebutuhan air dalam tubuh.

5. Hindari makanan pemicu

Hindari mengkonsumsi makanan yang dapat memicu terjadinya bau mulut seperti bawang, kopi, dan makanan manis. Anda dapat menggantinya dengan makanan sehat lain seperti yogurt, buah dan sayuran, teh hijau, hingga permen karet bebas gula.

6. Rutin periksa masalah kesehatan gigi ke dokter

Minimal periksakan kesehatan gigi dalam 6 bulan sekali untuk mengetahui kondisi dan kesehatan pada rongga mulut. Rutin memeriksa kesehatan gigi juga baik bagi kesehatan tubuh dan dapat terhindar dari gangguan kesehatan lainnya.

Itulah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi bau mulut. Jika bau mulut ditandai dengan beberapa gejala infeksi lainnya pada tubuh, lebih baik untuk konsultasikan masalah bau mulut pada dokter agar mendapat perawatan medis