4 Cara Melakukan Diet Diabetes yang Aman

Catat! 4 Cara Melakukan Diet Diabetes yang Aman

Berat badan berlebihan pada penderita diabetes dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi berbagai penyakit. Mulai dari serangan jantung, stroke, penyakit ginjal, hingga gangguan penglihatan. Itulah sebabnya, penderita diabetes biasanya disarankan untuk melakukan diet diabetes untuk mencegah terjadinya komplikasi ini. 

Mengenal diet diabetes

Diet diabetes berarti makan makanan yang paling sehat dengan porsi yang cukup dan waktu makan yang teratur. Diet untuk penderita diabetes berbeda dengan diet biasa dan tidak boleh dilakukan sembarangan. Pasalnya, salah mengonsumsi makanan bisa membuat kadar gula darah naik. Oleh karena itu, sebelum melakukan diet, biasanya penderita diabetes disarankan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter spesialis gizi agar mendapat rekomendasi diet yang tepat sesuai kondisi kesehatan. 

Melansir dari Mayo Clinic, kunci utama dari diet diabetes ini adalah mengonsumsi lebih banyak sayur-sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian. Tak hanya penderita diabetes, diet ini juga bisa dilakukan oleh kebanyakan orang karena manfaat yang baik untuk kesehatan. 

Cara melakukan diet diabetes

Mengingat diet pada penderita diabetes ini tidak boleh dilakukan sembarangan sehingga penting untuk mengetahui cara melakukan diet diabetes yang aman agar gula darah tetap terkontrol. Berikut beberapa caranya.

1. Utamakan makanan bernutrisi tinggi

Mungkin masih banyak yang mengira bahwa penderita diabetes tidak bisa makan enak. Tentu saja masih bisa, asalkan dalam porsi yang cukup atau sesuai dengan kebutuhan kalori harian Anda. Selain itu, Anda juga disarankan untuk mengutamakan makanan kaya nutrisi, seperti :

  • Sayur-sayuran (Sawi, bok choy, bayam, dan lain-lain)
  • Buah-buahan (kecuali, buah-buahan yang tinggi kandungan gula, seperti semangka, nanas, dan kurma kering)
  • Biji-bijian
  • Ikan
  • Telur
  • Susu rendah lemak
  • Daging rendah lemak

Di samping itu, Anda juga harus menghindari beberapa makanan berikut ini :

  • Makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans, seperti gorengan, margarin, cemilan keripik kentang, kentang goreng, dan lain-lain.
  • Makanan dan minuman yang mengandung pemanis tambahan, seperti soda, jus, permen, es krim, minuman energi, dan minuman instan lainnya.
  • Makanan asin

2. Perhatikan jumlah kalori harian

Untuk menjalani aktivitas sehari-hari, tubuh membutuhkan energi yang berasal dari makanan yang mengandung karbohidrat, lemak, dan protein. Namun, makanan kaya tiga zat tersebut biasanya memiliki kalori yang tinggi sehingga apabila dikonsumsi dalam jumlah banyak bisa menaikan berat badan sekaligus gula darah. Oleh karena itu, dalam diet diabetes makanan yang tinggi kalori harus dibatasi. 

Nah, setiap orang memiliki kebutuhan kalori yang berbeda-beda. Hal ini didasari oleh usia, jenis kelamin, aktivitas sehari-hari hingga kadar gula darah. Maka dari itu, penderita diabetes sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter agar mengetahui jumlah kalori harian yang dibutuhkan.

Melansir dari Healthline, Institute of Medicine of the National Academies merekomendasikan kebutuhan kalori harian 45-65% berasal dari karbohidrat, 20-35% berasal dari protein, dan 10-35% berasal dari lemak. 

3. Menentukan jadwal makan yang teratur

Tak hanya mengatur jumlah asupan makanan, tetapi dalam diet diabetes jadwal makan juga perlu diatur dan disiplin dalam menjalankannya. Hal ini dilakukan untuk memudahkan Anda dalam mengontrol kadar gula darah, terlebih bagi Anda yang sehari-hari harus minum obat penurun gula darah atau sedang menjalani terapi insulin. 

Sama seperti mengatur jumlah kalori maupun jenis makanan yang harus dikonsumsi, dalam menentukan jadwal makan pada pola hidup sehat ini juga harus berkonsultasi pada dokter. Sebab, setiap penderita diabetes mungkin akan memiliki jadwal makan yang berbeda-beda, tergantung aktivitas sehari-hari dan pengobatan diabetes yang tengah dijalani. 

4. Imbangi dengan olahraga teratur

Untuk melengkapi rangkaian diet, Anda juga sebaiknya mengimbanginya dengan olahraga teratur. Tak hanya menyehatkan dan membantu menurunkan berat badan saja, olahraga juga bermanfaat dalam meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin, menjaga tekanan darah, serta mengurangi tingkat stres dan memperbaiki suasana hati. 

Adapun jenis olahraga yang dianjurkan untuk penderita diabetes, di antaranya bersepeda, jogging, berenang, dan senam. 

Itulah beberapa cara untuk melakukan diet diabetes. Pastikan Anda selalu berkonsultasi dan mengikuti setiap saran yang diberikan oleh dokter untuk membantu Anda dalam mengontrol kadar gula darah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *